Majalah Internet

Los Angeles, MajalahInternet.com – Meski pendapatan Batman v Superman: Dawn of Justice turun drastis di Amerika Serikat (AS) dan Kanada pada pekan lalu, film besutan sutradara Zack Snyder ini masih mampu menembus pendapatan hingga US$ 640 juta di seluruh dunia selama penayangannya.

Untuk penayangan di AS dan Kanada, film ini hanya mampu mencetak US$ 52,3 juta pada pekan lalu. Angka tersebut turun 68 persen dibandingkan dengan pekan perdana penayangannya yang mencetak US$ 166 juta.

Hingga saat ini, film yang dibintangi oleh Ben Affleck dan Henry Cavill tersebut telah mengumpulkan US$ 261,4 juta di AS dan Kanada.

Namun, angka tersebut masih belum cukup kuat untuk hadirnya rencana sekuel lanjutan dari aksi dua superhero DC Comics ini pada tahun depan. Sebab, Warner Bros berharap dapat menyaingi film Avengers.

Laman Boxofficemojo menuliskan, film ini akan menghadapi persaingan ketat pada pekan mendatang sehingga diprediksi akan sulit mencetak pendapatan besar pada minggu selanjutnya. Terlebih, pada 15 April mendatang, di AS dan Kanada akan hadir film The Jungle Book.

Secara internasional, film ini mampu mencatatkan pendapatan sebesar US$ 85 juta pada pekan lalu. Jika ditotal, hingga saat ini diseluruh dunia, Batman v Superman telah menembus pendapatan US$ 682,8 juta.

Angka tersebut telah melewati pencapaian film superhero lainnya di seluruh dunia, seperti Man of Steel (US$ 668 juta), Thor: The Dark World (US$ 644,6 juta), Iron Man 2 (US$ 623,9 juta), dan Iron Man (US$ 585,2 juta).

Meski demikian, angka pendapatan diseluruh dunia ini diperkirakan masih akan terus bertambah hingga diprediksi akan mampu melampaui US$ 1 miliar pada akhir penayangannya.

Untuk peringkat kedua ditempati oleh film animasi Disney, Zootopia, yang mencetak pendapatan di AS dan Kanada sebesar US$ 20 juta pada pekan lalu.

Hingga saat ini, film tersebut telah mengumpulkan pendapatan sebesar US$ 275 juta di AS dan Kanada selama penayangannya.

Secara internasional, film tersebut mampu menambahkan pendapatan sebesar US$ 30 Juta. Jika ditotal seluruh pendapatan di dunia, film tersebut telah menghasilkan pendapan total hingga US$ 787,6 juta.

Sedangkan peringkat ketiga ditempati oleh film My Big Fat Greek Wedding 2 yang mampu menghasilkan pendapatan sebesar US$ 11,1 juta pada pekan lalu di AS dan Kanada, dan kini telah mencetak total pendapatan sebesar US$ 36,5 juta setelah tayang selama dua minggu.

Posisi berikutnya disusul oleh film baru berjudul God's Not Dead 2 dengan pendapatan US$ 8,1 juta. Sementara itu, film berjudul Miracles from Heaven mampu menduduki posisi kelima dan mendulang pendapatan sebesar US$ 7,5 juta. Secara internasional, film ini telah mengumpulkan total pendapatan mencapai US$ 46,8 juta. (IH/FER)

Berikut daftar Top 10 Film Box Office:
1. Batman v Superman: Dawn of Justice US$ 52,3 juta
2. Zootopia US$ 20 juta
3. My Big Fat Greek Wedding 2 US$ 11,1 juta
4. God's Not Dead 2 US$ 8,1 juta
5. Miracles from Heaven US$ 7,5 juta
6. The Divergent Series: Allegiant US$ 5,7 juta
7. 10 Cloverfield Lane US$ 4,7 juta
8. Meet the Blacks US$ 4 juta
9. Eye in the Sky US$ 4 juta
10. Deadpool US$ 3,5 juta


Jakarta, MajalahInternet.com - Menpora Imam Nahrawi sangat peduli terhadap pemuda yang berkreasi melalui musik. Hal itu dibuktikan dengan menghadiri peluncuran single ke-2 The Miska Band yang bernuansa Pop Rock berjudul Lupakan Kamu di Pisa Cafe, Menteng, Jakarta, Rabu (13/4) sore. Cak Imam menegaskan bahwa pemerintah akan terus memberikan penghormatan dan penghargaan bagi seluruh musisi tanah air.

“Selamat kepada The Miska yang menambah khasanah sekaligus file bagi dunia musik Indonesia. Pemerintah akan terus memberikan penghormatan dan penghargaan bagi seluruh musisi Indonesia karena merekalah yang menggerakkan potensi dan sejarah nasionalisme Indonesia," tegas Menpora saat memberikan sambutan.

The Miska adalah grup band yang beranggotakan 3 orang. Yakni Milvara Pohan sebagai vokalis, Dani Ramadan di bass dan Ricky Hutagaol sebagai penabuh drum.

Pemerintah saat ini sedang menyiapkan Bank Musik untuk mewadahi karya anak bangsa melalui musik. "Saya berharap The Miska menjadi bagian penting bersama musisi lain di masa yang akan datang entah 10, 20 atau 50 tahun lagi," jelas Menteri asal Madura ini.

Melalui Bank Musik kita bisa mencari referensi siapa musisi tanah air, berapa banyak penggemarnya dan lain sebagainya. "Kami sedang memprakarsai Bank Musik Indonesia sebagai bagian penghormatan pemerintah terhadap musisi Indonesia," tambah Menpora. (IRC/CAH)

Jakarta, MajalahInternet.com - Belanja online memang memberikan banyak kemudahan bagi para konsumen. Mereka tidak perlu repot-repot lagi datang ke pusat perbelanjaan, tinggal klik barang yang diinginkan melalui layar komputer atau smartphone.

Namun nyatamanya kemajuan bisnis e-commerce yang begitu pesat juga menimbulkan masalah baru bagi konsumen. Sebab mereka kerap menghabiskan banyak waktu untuk menjelajahi satu per satu website, demi untuk mendapat produk yang diinginkan dan dengan harga yang memuaskan.

Tantangan ini salah satunya yang melatarbelakangi lahirnya platform Nyari.Id. Software Engineer Nyari.Id, Shirley Halim Ng mengatakan, melalui search enginee ini, konsumen yang ingin belanja online hanya perlu menggunakan satu kolom pencarian saja, dan Nyari.Id akan menampilkan produk yang dicari dari berbagai website e-commerce.

"Platform ini dihadirkan untuk memberi kemudahan masyarakat yang ingin belanja online. Dalam satu kolom, mereka bisa mencari dan memilih barang yang diinginkan dari berbagai e-commerce," ujar Shirley Halim, Jakarta, Minggu (10/4).

Lewat platform ini, lanjut Shirley, konsumen juga bisa membandingkan harga suatu produk yang ditampilkan oleh masing-masing e-commerce, sehingga bisa didapatkan harga termurah. Untuk semakin memudahkan penggunanya, platform yang diluncurkan pada September 2015 ini juga sudah hadir di perangkat Android maupun iOS.

"Ada lebih dari 100 e-commerce yang data-datanya produknya bisa kami tampilkan. Karena masih masa promosi, kami memberikan layanan ini secara free kepada para e-commerce sampai batas waktu yang belum ditentukan. Namun ke depannya, Nyari.Id juga akan memberlakukan sistem komisi pada e-commerce yang ingin menjalin kerja sama," terang Shirley. (HER/WBP)
Powered by Blogger.